Motherboard dan Peran Pentingnya, Ketahui Fungsinya dalam Komputer!

Hanif 31 May 2023 7 Menit 0

Meski jarang dibahas sebagai komponen penyumbang performa, tapi sebenarnya motherboard tidak kalah penting dibanding komponen PC lainnya.

Motherboard, atau sering juga disebut mainboard, adalah tulang punggung dari sebuah komputer. Kenapa bisa dibilang tulang punggung? Karena perangkat ini menjadi penghubung yang menopang semua perangkat keras di komputer.

Pada dasarnya, motherboard adalah papan sirkuit yang berfungsi menghubungkan seluruh komponen perangkat keras pada komputer.

Tanpa motherboard, komponen-komponen seperti prosesor, RAM, kartu grafis, dan lainnya tidak akan dapat bekerja sama untuk menjalankan fungsi komputer secara keseluruhan.

Untuk lebih jelasnya, simak sejarah singkat dan fungsi motherboard di bawah.

A. Apa Itu Motherboard?

Motherboard adalah papan sirkuit utama dalam komputer yang menghubungkan semua komponen hardware komputer bersama-sama. Ia berfungsi sebagai pusat komunikasi dan distribusi daya antara prosesor, memori, kartu grafis, dan komponen lainnya.

Motherboard termasuk dalam perangkat keras atau hardware. Hal tersebut dikarenakan motherboard termasuk komponen fisik dalam komputer.

Berikut beberapa definisi motherboard menurut ahli:

Menurut Robert K. Wysocki, penulis buku “Information Technology Project Management” menyebutkan bahwa “Motherboard adalah papan sirkuit utama pada komputer yang berfungsi sebagai penghubung untuk semua perangkat keras dalam sistem tersebut. Motherboard adalah papan elektronik yang paling penting dalam komputer karena ini adalah tempat dimana semua komponen saling terhubung.”

Sedangkan menurut Michael Miller, penulis buku “Absolute Beginner’s Guide to Computer Basics” menyatakan bahwa “Motherboard adalah papan utama di dalam komputer desktop atau laptop. Semua komponen dan sub-sistem lainnya terhubung ke motherboard. Hal ini berarti bahwa kinerja motherboard secara langsung mempengaruhi kinerja seluruh sistem.”

Motherboard juga memiliki sebutan lain seperti:

  • mobo
  • mainboard
  • main circuit board
  • system board

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, peran motherboard cukup vital dalam komputer. Fungsi motherboard adalah:

  • Mengirimkan perintah dari CPU ke komponen lain
  • Melanjutkan input untuk diproses ke CPU
  • Mengirimkan data antar komponen
  • Menghubungkan CPU ke memori dan slot ekspansi
  • Mengirimkan daya listrik ke berbagai komponen komputer.

B. Sejarah Motherboard

sejarah motherboard

Sebelum penemuan mikroprosesor, komputer digital terdiri dari beberapa PCB (Printed Circuit Board) dalam card-caga case (pelindung khusus) dengan komponen yang terhubung oleh backplane, atau set socket yang saling terhubung. Contoh sistem backplane ini adalah bus S-100 yang populer di era 1970-an.

Pada era 1980-an, komputer paling populer seperti Apple II dan IBM PC memiliki diagram skematik dan dokumentasi lainnya yang memungkinkan reverse-engineering cepat dan penggantian motherboard pihak ketiga. Banyak motherboard menawarkan performa tambahan atau fitur lain dan digunakan untuk meningkatkan peralatan asli produsen.

Pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, banyak fungsi periferal dipindahkan ke motherboard. Pada akhir 1980-an, motherboard komputer pribadi mulai mencakup Single Integrated Circuit/Single IC (juga disebut chip Super I/O) yang mampu mendukung seperangkat periferal berkecepatan rendah: keyboard dan mouse PS/2, drive disket, port serial, dan port paralel.

Pada akhir 1990-an, banyak motherboard komputer pribadi mencakup fungsi audio, video, penyimpanan, dan jaringan embedded konsumen-grade tanpa perlu kartu ekspansi sama sekali; sistem yang lebih tinggi untuk permainan 3D dan grafik komputer biasanya hanya mempertahankan kartu grafis sebagai komponen terpisah.

Laptop dan komputer notebook yang dikembangkan pada tahun 1990-an mengintegrasikan periferal paling umum. Ini bahkan termasuk motherboard tanpa komponen yang dapat diupgrade, tren yang akan berlanjut saat sistem yang lebih kecil diperkenalkan setelah pergantian abad (seperti tablet komputer dan netbook). Memori, prosesor, pengendali jaringan, sumber daya, dan penyimpanan akan terintegrasi dalam beberapa sistem.

C. Struktur & Komponen Motherboard

komponen motherboard

komponen motherboard H61

Karena memiliki fungsi yang cukup kompleks, Motherboard memiliki banyak komponen untuk menjalankan fungsinya.

1. Chipset, Otak Motherboard

Layaknya komponen elektronik lain, chipset menjadi komponen yang wajib ada. Chipset bertanggung jawab untuk menhubungkan berbagai komponen yang ada di dalam komputer.

Ada beberapa chipset yang ada di motherboard:

  • Northbridge
    menghubungkan komponen-komponen yang lebih cepat seperti CPU, RAM, dan kartu grafis
  • Southbridge
    menghubungkan komponen yang lebih lambat seperti USB, SATA, dan kartu suara.
  • Super I/O Chip
    mengontrol dan mengatur berbagai fitur periferal, seperti port serial, port paralel, port PS/2, port USB, port Ethernet, dan sensor suhu

2. BIOS (Basic Input Output System)

Sebagai memori ROM, BIOS bertanggung jawab untuk mengatur dan menginisialisasi perangkat keras saat komputer dinyalakan.

Ketika menyalakan komputer, sebelum masuk ke sistem operasi seperti Windows, yang pertamakali dijalankan oleh komputer adalah BIOS.

3. CMOS (complementary Metal Oxide Semiconductor)

BIOS bertanggung jawab untuk mengatur dan menginisialisasi perangkat keras saat komputer dinyalakan. Sehingga kamu tidak perlu set waktu dan tanggal lagi ketika komputer dinyalakan.

4. Socket CPU

Socket CPU pada motherboard memiliki desain yang sesuai dengan jenis dan seri prosesor yang kompatibel. Penting untuk memilih motherboard dengan socket CPU yang cocok dengan prosesor yang ingin kita gunakan.

Jadi, pastikan untuk memeriksa kompatibilitasnya sebelum membeli motherboard baru.

5. Slot RAM

Motherboard biasanya memiliki beberapa slot RAM, yang memungkinkan kita untuk meningkatkan kapasitas memori sistem. RAM sangat penting untuk kinerja komputer kita, karena mempengaruhi kecepatan akses data dan multitasking. Pastikan untuk memilih motherboard dengan jumlah dan jenis slot RAM yang sesuai dengan kebutuhan kita.

6. Socket/Slot PCI & PCIExpress

Nah, selanjutnya ada slot PCI dan PCI-Express. Slot-slot ini berguna untuk menambahkan kartu ekspansi seperti kartu grafis, kartu suara, atau kartu jaringan ke dalam sistem kita. Jadi, jika kita ingin meningkatkan kinerja grafis atau menambahkan fitur tambahan ke komputer kita, pastikan motherboard memiliki slot ekspansi yang cukup dan sesuai.

7. Port & Connector

Terakhir, mari kita bahas port dan konektor pada motherboard. Motherboard dilengkapi dengan berbagai port dan konektor, seperti USB, audio, Ethernet, dan lainnya. Port ini memungkinkan kita untuk menghubungkan perangkat eksternal seperti keyboard, mouse.

Pages: 1 2

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Hanif
Ditulis oleh

Hanif

hi, I'm a SEO content writer with interest on business, entrepreneur, digital marketing, and many more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *